Kamis, 20 November 2014

Petualangan Tiga Serangkai

  Berpetualang memang menyenangkan, Tapi sepertinya Petualangan yg berbau Kematian, sebaiknya di jauhkan saja, Seperti halnya cerita berikut ini. Mari, kita Pantengin.
Cerita Ini Berkisahkan tentang 3 orang anak remaja yg tak sengaja memasuki hutan yg sangat berbahaya. Mereka bernama Rio, Rizky, Dan Veny. Di antara mereka bertiga Rio lah yg paling berani, dan dia mempunyai rasa keingintahuan yg sangat tinggi, Dan rasa inilah yg membuat mereka masuk kedalam petualangan ini. Suatu hari, di sekolahan mereka, Mereka di beri tugas oleh guru IPA untuk mencari Tanaman obat yaitu Lombok Cengis. Akhirnya Merekapun mencarinya, dan Pencaharian ini bertempat di Kebun Kakeknya Rio. Lama mereka mencari tetap saja tak ketemu, sengaja Rio tak bertanya pada kakeknya, karna dia yakin bahwa dia bisa menemukannya. Kemudian Rio menyerah, Riopun menanyakan tanaman itu pada kakeknya.
"Kakek, tanaman Lombok cengis ada tidak ? tanaman ini untuk tugas sekolah kami kek." Tanya Rio pada kakeknya.
"Ada, tapi tidak disini, adanya di Tengah Hutan. Oh, yasudah biar kakek saja yg cari." Jawab Kakeknya.
"Oh, Gak usah kek, kami bisa cari sendiri, Ayo teman-teman kita pergi."Ujar Rio. Rio dan teman2nya langsung berlari, Karna mungkin langit sudah hampir gelap.
"Hey Rio, Nanti, jangan kesana. Ah, dasar ceroboh, Ayah sama anak sama saja." Teriak Kakeknya. Tapi Rio tak menghiraukan itu. Lama mereka berlari, Merekapun kelelahan dan berjalan.
"Tenang saja teman2, Aku tahu kemana kita harus pergi." Ujar Rio.
"Kamu yakin Yo, kita takkan tersesat?" Tanya Veny.
"Yo, kita pulang saja, masih ada waktu besok, ini sudah sore." Ajak Rizki. Tiba-tiba ada yg bergerak di semak-semak.
"Apa itu Yo ?"Tanya Veny. Tak lama kemudian, Keluarlah 2 ekor anjing liar dan menggeram, Sontak mereka kaget dan langsung berlari.
"Teman2, Naik ke atas Pohon."Teriak Rio dari belakang. Merekapun memanjat sebuah pohon, Hampir saja kaki Rio tergigit, Nafas mereka memburu kencang, Terlihat anjing2 itu kecewa, dan pergi.
"Untung saja kita langsung lari, Hahaa." Kata Rio tertawa kecil dengan nafas memburu.
"Ini semua gara-gara kamu Yo, ngotot terus mau pergi mencari tanaman itu." Ujar Rizki.
"Bagus, bagaimana kita pulang ?" Kata Veny sambil melihat hutan itu."Mudah saja.. Kita tinggal berjalan kembali." Kata Rio dan langsung berdiri, Rio langsung TERNGANGA melihat Sekeliling.
"HAH... Oh tidak, Bagaimana bisa ?, Kita benar-benar tersesat."Kata Rio.
"Langit mulai gelap, Kita harus bagaimana ?" Tanya Rizki cemas.
"Tenang Ki, Selama ada aku, kita akan baik2 saja." Jawab Rio.
"Ini, Ambil senter ini, mungkin kita akan bermalam disini" Kata Rio mengeluarkan senter dari tasnya, Tiba-tiba ada suara Elang.
"Apa itu ?" tanya Rizki.
"Itu Elang." jawab Rio.
"Apa? Elang? kita harus turun, Oh tidak, itu Elang Bondol, Elang ini sangat Besar..."Belum juga Rio selesai berbicara Tiba-tiba Elang itu menyerang, Untung cakarnya hanya mengenai daun.
"Ayo turun."Ajak Rio. Rizki dan Venypun turun, Rio terakhir dan kini, Tas Rio tercengkram oleh Elang itu, Riopun terbanting. Sementara itu Rizki dan Veny sudah di bawah, Terjadi keributan di atas pohon sana.
"Riooo, Apa yg terjadi ?"Teriak Veny, dan akhirnya Rio dan Elang itu terjatuh dari atas Pohon itu. Dia terluka di bagian tangan dan wajah, sementara itu Elangnya Terbunuh oleh Rio dengan Ranting pohon yg tajam. Tapi Anehnya Rio tak merasakan rasa sakit saat dia terjatuh.Veny langsung mengambil sesuatu dari Tas Rio, Ternyata dia mengambil Obat Merah, Di Obatinya luka Rio.
"Tahan ya." Kata Veny.
"Aaaawww." Teriak Rio, Tangannya pun di perban.
"Kau baik-baik saja kan?" Tanya Rizki.
"Ya, Aku baik-baik saja." Jawab Rio.
"Jadi bagaimana sekarang ? kita naik lagi ? atau bagaimana ?" Tanya Rizki.
"Jangan, diatas juga berbahaya, Sebaiknya kita cari tempat yg lain, Ambil senternya."Jawab Rio. Merekapun memulai perjalanan,Di tengah Perjalanan,merekapun menemukan Tanaman Lombok Cengis itu.
"Wah,ini dia Lombok Cengisnya."Kata Rio. Tiba-tiba Terdengar Lolong Srigala.
"Oh tidak, itu srigala, kita harus menjauh dari tempat ini. Cepat."Ujar Rio. Merekapun Berlari, lama mereka berlari, Terlihat di depan ada Rumah. Merekapun menghampiri rumah itu, Mereka tidak tahu, bahwa mereka sedang di ikuti oleh Srigala itu. Saat mereka berjalan kerumah itu, Tiba-tiba Srigala itupun menerkam Rio dari belakang, Untung hanya tasnya yg di terkam. Riopun berteriak.
"Ayaaah." Mereka panik. Lalu Rizkipun mengambil sebuah balok dan langsung Memukuli Srigala itu, Srigala itupun melepaskan terkamannya. Sontak mereka langsung Berlari dan masuk ke rumah itu. Srigala itupun Melolong dan mencoba mendobrak pintunya.Tak lama kemudian, Srigala itupun pergi.
"Apa dia sudah pergi ?"Tanya Rio sambil melihat dari jendela.
"Haduuuh, Hampir saja aku terbunuh,Untung ada Bangunan ini, Yasudah kita bermalam disini saja."Ujar Rio.
"Ayo Kita buat Api disana." Kata Veny. Merekapun bermalam di Rumah kosong itu.
Keesokan harinya, tepat pukul 06.30 Mereka terbangun, dan mengambil beberapa barang untuk pertahan diri, Merekapun keluar dari rumah itu, Rizki mengambil sebuah balok. Pada saat Ia keluar, tiba-tiba ada Srigala menyambarnya dari samping, Untung saja gigitan srigala itu Tertahan baloknya.
"Aaaah, Toloong." teriak Rizki. Veny dan Riopun memukuli Srigala itu, Merekapun langsung berlari ke Basemen, Ternyata Itu bukan Basemen, tapi lorong bawah tanah, terpaksa mereka lari kebawah sana dan menutupi Pintunya.
"Ki, Apa Kau baik-baik saja?" Tanya Rio.
"Ya, Aku baik-baik saja." Jawab Rizki
"Apa ini ? Dindingnya terbuat dari tanah,Ayo Coba kita telusuri lorong ini."Ujar Veny. Merekapun menelusuri lorong itu, semakin dalam, lorong ini semakin menurun. merekapun terus berjalan, dan tiba-tiba mereka terpeleset dan meluncur kebawah.
"WAAAHHH." Teriak mereka. Lama mereka meluncur,sampailah mereka didasarnya."Aw, punggungku sakit semua."Ujar Rizki.
"Waw, dimana kita ? sepertinya kita ada di bawah tanah." kata Rio.
"Heh, disana ada sungai, ayo kita kesana." Ujar Veny langsung menghampiri sungai itu, Rio dan Rizkipun mengikutinya.
"Sepertinya sungai ini mengarah keluar, ayo kita telusuri."Ajak Veny, merekapun menelusuri sungai Tsb. Langkah demi langkah mereka berjalan,Tiba-tiba kaki Veny tergigit ular.
"Aaaww."Teriak Veny.
"Ada Apa Veny ? Oh tidak, itu ular, bunuh ular itu."Tanya Rio dan menyuruh Rizki utk membunuhnya. Setelah membunuhnya Rio mengambil kotak P3K, Lalu dia ingat, bahwa ada Lombok Cengis utk Mengobati gigitan Hewan berbisa. Diapun langsung mengikat Betis Veny utk mencegah racun itu menyebar, dan menghisap racun pada Luka itu lalu membuangnya, kemudian dia mengunyah lombok cengis itu, sesudah itu dia oleskan tanaman itu pada luka Veny, dan memerbannya.
"Ini akan membantu."Kata Rio.
"Terimakasih ya Yo."Ujar Veny tersenyum.
"Yasudah, ayo kita teruskan."ajak Rio. Merekapun meneruskan perjalanan, tak lama kemudian.
"Wah, aku melihat cahaya, ayo kesana."Kata Rizki, merekapun menghampiri Cahaya itu. Ternyata mereka berada dalam Gua, dan didepannya ada Tebing yg menjulang tinggi.Dan tebing ini ada air terjunnya.
"Bagaimana kita bisa menaiki tebing ini ?" Tanya Rizki.
"Hey, di sana ada jalan setapak, ayo kita kesana, mungkin saja mengarah ke atas." Ujar Rio, Merekapun berjalan ke jalan setapak itu dan jalannya menanjak, sepertinya jalan ini sengaja dibuat. Lama mereka berjalan, sampailah ia di atas, dan ternyata ini sebuah sungai kecil dan banyak pepohonan.
"Hey, sepertinya ada penduduk di sekitar sini." Ujar Rio. merekapun kembali berjalan menelusuri Sungai ini. Tak lama kemudian, diseberang sungai ini ada beberapa orang sedang menyuci pakaian. Merekapun menyebrangi sungai ini, dan sampailah di seberang.
"Bu, ini di daerah mana ya ?." Tanya Rio, ternyata Mereka berada di Kampung yg ternyata kampung ini jauh sekali dengan kampung mereka, dan kampung ini adalah salah satu kampung teman mereka.
"Kenapa kalian bajunya kotor sekali, kalian memangnya sudah darimana ?" Tanya salah satu Ibu2 yg sedang mencuci itu.
"Kami tersesat di tengah Hutan dari kemarin, kami terluka karena mencoba menyelamatkan diri dari hewan buas bu, dan sampailah kami disini." Jawab Rio.
"Hah, kalian memangnya darimana ?" Tanya ibu2 itu kembali, setelah panjang lebar mereka Mengobrol.Ternyata Ibu-ibu yg diajak mereka ngobrol itu adalah Ibunya Selly, Salah satu teman mereka. Ibunya Selly merasa terkejut sekalian kagum mendengar Cerita mereka, dan mengajak mereka pulang ke rumahnya Selly, Sesampainya disana, ternyata dia sedang menanam Sebuah tanaman, ternyata tanaman ini untuk Praktek IPA besok Senin.
"Rio, Veny, Rizki. Ada apa kalian kesini dan Apa yg terjadi dengan kalian?"Tanya Selly.
"Nanti saja ceritanya, ayo masuk dulu."Kata Ibunya Selly, Ibunya Sellypun mengajak mereka masuk. Sudah panjang lebar mereka bercerita, dan akhirnya merekapun disuguhi makan.
"Uuh, Terimakasih bu, saya lapar sekali."Ujar Rizki,Merekapun tertawa bahagia. Akhirnya mereka bertigapun pulang dengan selamat dan meninggalkan bekas luka, Luka yg dialami Veny ternyata sangat Berbahaya, Luka yg disebabkan oleh Ular itu bisa saja merenggut nyawanya, Dan sebelumnya sampai Kerumah, Merekapun pergi ke Puskesmas daerah mereka dahulu utk memeriksakannya, untung saja mereka tak terlambat, Merekapun menghubungi keluarga mereka dan termasuk Keluarga Veny. 

 

Ya Begitulah Ceritanya, Semoga di cerita ini ada pelajaran hidup yg bisa kita petik. Tunggu Petualangan mereka selanjutnya. 3 Serangkai.